Tinjauan Bibliometrik Kearifan Lokal dalam Penelitian Kohesi Sosial (2000–2025)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis perkembangan kajian kearifan lokal dalam penelitian kohesi sosial selama periode 2000–2025 melalui pendekatan bibliometrik. Studi ini menggunakan basis data Scopus sebagai sumber utama dan memanfaatkan VOSviewer untuk melakukan science mapping yang mencakup analisis jaringan kata kunci, tren temporal, kolaborasi penulis, institusi, dan negara, serta pemetaan kepadatan tema. Hasil analisis menunjukkan bahwa local wisdom menempati posisi sentral dalam struktur intelektual penelitian kohesi sosial dan terhubung erat dengan tema keberlanjutan, pengelolaan lingkungan, pendidikan, dan tata kelola lokal. Secara temporal, penelitian kearifan lokal mengalami pergeseran dari kajian deskriptif berbasis tradisi menuju pendekatan yang lebih aplikatif dan integratif dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan dan penguatan ikatan sosial. Analisis kolaborasi mengungkapkan bahwa produksi pengetahuan masih didominasi oleh jejaring institusi dan negara tertentu, terutama Indonesia, dengan tingkat kolaborasi internasional yang relatif terbatas. Temuan ini menegaskan bahwa kearifan lokal tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber daya konseptual dan praktis yang relevan dalam memperkuat kohesi sosial di tengah dinamika perubahan sosial global. Studi ini memberikan kontribusi berupa peta pengetahuan komprehensif yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan agenda riset lanjutan dan perumusan kebijakan sosial berbasis konteks lokal.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anriani, H. B., Hasan, D., Halim, H., Zainuddin, R., Burchanuddin, A., Arifin, A., … Kamaruddin, S. (2018). Kearifan Lokal dan Kohesi Sosial Dalam Masyarakat Multietnik. Prosiding Konferensi Nasional Sosiologi VII: Tantangan Kebhinekaan Di Era Digital, 37–51.
Asplund, M., Amarsi, A. M., & Grevesse, N. (2021). The chemical make-up of the Sun: A 2020 vision. Astronomy & Astrophysics, 653, A141.
Autor, D. H., Dorn, D., & Hanson, G. H. (2016). The China shock: Learning from labor-market adjustment to large changes in trade. Annual Review of Economics, 8(1), 205–240.
Boschma, R. (2017). Relatedness as driver of regional diversification: A research agenda. Regional Studies, 51(3), 351–364.
Brabham, D. C. (2009). Crowdsourcing the public participation process for planning projects. Planning Theory, 8(3), 242–262.
Gavetti, G., Levinthal, D. A., & Rivkin, J. W. (2005). Strategy making in novel and complex worlds: The power of analogy. Strategic Management Journal, 26(8), 691–712.
Hariyanti, Y. D., & Anggara, O. F. (2023). Tradisi Gawai sebagai Pendorong Kohesi Sosial bagi Masyarakat Suku Dayak Kalimantan Barat. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 9(4), 1135–1146.
Indrawadi, J., Moeis, I., Montessori, M., Wirdanengsih, W., Fatmariza, F., Asmil, A. D., & Hafsyari, H. (2022). Penguatan Kohesi Sosial Melalui Peran Aktif Masyarakat Seberang Palinggam. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 333–339.
Janotti, A., & Van de Walle, C. G. (2007). Native point defects in ZnO. Physical Review B—Condensed Matter and Materials Physics, 76(16), 165202.
Khanna, T., & Rivkin, J. W. (2001). Estimating the performance effects of business groups in emerging markets. Strategic Management Journal, 22(1), 45–74.
London, T., & Hart, S. L. (2004). Reinventing strategies for emerging markets: beyond the transnational model. Journal of International Business Studies, 35(5), 350–370.
Norhasan, N., Busahwi, B., & Hananah, H. (2023). Pendidikan Karakter, Kohesi Sosial Dan Religiusitas Masyarakat Madura dalam Bingkai Tradisi Koloman. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(001).
Perfecto, I., & Vandermeer, J. (2008). Biodiversity conservation in tropical agroecosystems: a new conservation paradigm. Annals of the New York Academy of Sciences, 1134(1), 173–200.
Subroto, D. E., Azzi, M. F., & Masitoh, S. (2024). Peringatan Asyura Di Kampung Nangka Bugang: Tradisi, Makna, Dan Kohesi Sosial. Jurnal Inovasi Pendidikan Kreatif, 5(3).
Syahrun, S., Umanailo, M. C. B., Halim, H., & Alias, A. (2023). Kearifan Lokal Mecula Haroano Laa dan Mewuhia Limano Bhisa sebagai Perwujudan Kohesi Sosial. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 12(3), 487–497.
Ufie, A. (2017). Mengonstruksi nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) dalam pembelajaran muatan lokal sebagai upaya memperkokoh kohesi sosial (studi deskriptif budaya Niolilieta masyarakat adat Pulau Wetang Kabupaten Maluku Barat Daya, Propinsi Maluku). Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran (JPP), 23(2), 79–89.
Van Eck, N., & Waltman, L. (2010). Software survey: VOSviewer, a computer program for bibliometric mapping. Scientometrics, 84(2), 523–538.
Yu, H., & Wang, G. (2009). Compressed sensing based interior tomography. Physics in Medicine & Biology, 54(9), 2791.