Strategi Komunikasi Humas dalam Mensosialisasikan Program Pengolahan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Biogas di Kelurahan Cikoko
Main Article Content
Abstract
Permasalahan limbah di Jakarta memerlukan peran aktif pemerintah daerah dalam pengelolaannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program uji coba pengolahan limbah kotoran sapi menjadi biogas di Kelurahan Cikoko. Program ini muncul karena keberadaan peternakan sapi di wilayah tersebut menghasilkan sekitar 1.600 kg kotoran sapi per hari yang berpotensi mengganggu lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Dalam konteks ini, Humas Kelurahan Cikoko berperan penting dalam menyosialisasikan program kepada masyarakat agar limbah tidak lagi dipandang sebagai masalah, melainkan sebagai sumber energi alternatif yang bermanfaat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi Humas Kelurahan Cikoko dalam mensosialisasikan program tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama penelitian adalah Kepala Humas Kelurahan Cikoko, didukung oleh staf humas dan masyarakat setempat sebagai sasaran langsung program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan meliputi penentuan sasaran audiens, penggunaan media sosial dan forum warga, serta pendekatan edukatif dan persuasif dalam menyampaikan pesan. Humas juga berperan menerima masukan masyarakat dan menyesuaikan penyampaian pesan dengan kondisi lapangan. Temuan penelitian menunjukkan adanya antusiasme masyarakat yang tercermin melalui partisipasi aktif dalam sosialisasi, pemberian umpan balik, dan penyebaran informasi. Program ini memberikan manfaat nyata berupa pengurangan biaya energi rumah tangga, produksi pupuk organik, dan peningkatan kesadaran lingkungan. Dengan demikian, strategi komunikasi humas terbukti mendukung keberhasilan program biogas dan memperkuat keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alamsyah, N., & Firdausy, S. (2024). Strategi Humas Dalam Mempertahankan Citra Universitas Fajar. Jurnal Komunikasi, 17(1), 47–54.
Bernadine, D. (2020). Analisis Perumusan Strategi Bisnis: Studi pada Andhika Salon Cibubur. Jurnal Ekonomi Perusahaan, 27(2), 30–53.
David, F. R. (2011). Strategic management concepts and cases. Prentice hall.
Ghiffari, F. (2024). Strategi Government Public Relations oleh Dinas Sosial DKI Jakarta (Studi Pada Akun@ pusdatinkesosdki Dalam Memberi Sosialisasi Mengenai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). CommLine, 9(1), 78–96.
Girsang, C. N., & Kartikawangi, D. (2021). Two-way symmetrical communication pattern: company strategy to build engagement through social media. Jurnal Komunikasi, 13(2), 271–286.
Mayangsari, Y. R. (2018). Strategi Humas Pemerintah Kota Bima Dalam Melakukan Manajemen Komunikasi Krisis Pasca Banjir Bandang. Jurnal Komunikasi Dan Kebudayaan, 5(1), 101–110.
McCombs, M. E., & Shaw, D. L. (1972). The agenda-setting function of mass media. Public Opinion Quarterly, 36(2), 176–187.
Rania, R., & Diniati, A. (2023). Analisis strategi humas Diskominfo Kota Bogor dalam mengelola media sosial Instagram@ kominfobogor. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA), 6(1), 291–302.
Sihidi, I. T., & Caroline, A. D. (2022). Strategi Humas Dalam Menjaga Citra Positif Pemerintah Kota Malang Di Era Keterbukaan Informasi Publik. JUrnal Ilmu Politik Dan Komunikasi, 12(2), 11–23.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Sugiyono, D. (2010). Metode penelitian kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 33.