Rekonstruksi Lanskap Pertahanan Jepang melalui Analisis Spasial di Kabupaten Konawe Selatan

Main Article Content

Sarman Sarman

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan tinggalan militer Jepang di Kabupaten Konawe Selatan yang memiliki nilai historis penting namun belum dikelola secara optimal dan rentan terhadap kerusakan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis persebaran spasial situs pertahanan Jepang serta merumuskan strategi konservasi berkelanjutan berbasis data geospasial. Populasi penelitian mencakup seluruh situs tinggalan militer Jepang di wilayah Konawe Selatan, dengan penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan tingkat keterwakilan dan kondisi situs. Sampel berupa beberapa titik situs bunker dan struktur pertahanan yang masih teridentifikasi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan teknik overlay, buffer, dan analisis kedekatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran situs dipengaruhi oleh faktor topografi dan kedekatan dengan infrastruktur militer utama, sehingga diperlukan zonasi konservasi berbasis spasial. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi analisis spasial dalam perumusan model konservasi lokal. Implikasi penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi pengambilan kebijakan pelestarian berbasis wilayah dan pengembangan warisan sejarah secara berkelanjutan.

Article Details

How to Cite
Sarman, S. (2026). Rekonstruksi Lanskap Pertahanan Jepang melalui Analisis Spasial di Kabupaten Konawe Selatan. Sanskara Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(03), 366–374. https://doi.org/10.58812/sish.v3i03.810
Section
Articles

References

Ahyar, H., Maret, U. S., Andriani, H., Sukmana, D. J., Mada, U. G., Hardani, S.Pd., M. Si., Nur Hikmatul Auliya, Grad. Cert. B., Helmina Andriani, M. Si., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (Number March).

Carolina, V., Rujehan, R., Kristiningrum, R., Purwanti, E., Matius, P., & Imang, N. (2025). Strategi Pengembangan Usaha Kerajinan Anyaman Rotan di Kecamatan Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu. ULIN: Jurnal Hutan Tropis, 9(2), 388. https://doi.org/10.32522/ujht.v9i2.15974

Eriani, & Abdul Rauf Sulaeman. (2017). Identifikasi Tinggalan Jepang Pada Masa Perang Dunia Ii Di Kelurahan Munse Kecamatan Wawonii Timur Kabupaten Konawe Kepulauan. Jurnal Penelitian Arkeologi, 1(2), 16–31.

Ginting, A. S., Lubis, R. P., & Hidayat, W. (2025). Governance: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan.

Guntur, A. (2018). Kraton Buton Sebagai Sumber Sejarah Lokal Dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 7(1), 85–98. https://doi.org/10.21009/jps.071.06

Hamado, H. (2000). Tinggalan-Tinggalan Arkeologis Sarana Militer Jepang Masa Perang Dunia II . pdf.

Hasrawaty, E., Anas, P., Hari, S., Sekolah, W., Perikanan, T., Aup Nomor, J., Minggu, P., & Selatan, J. (n.d.). Peran Kearifan Lokal Suku Bajo dalam Mendukung Pengelolaan Kawasan Konservasi di Kabupaten Wakatobi [The Role Of Bajonese Local Wisdom in Supporting The Management Conservation Area on Wakatobi Regency]. In Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan (Vol. 11, Number 1). Halaman.

Imam Syafii. (2017). Sejarah Lokal Adalah Sejarah Maritim (Nasional) Indonesia? Sejarah Dan Budaya, 23–35.

Pernando Barus, T. (2024). Pengembangan Sistem Informasi Geografis (Sig) Untuk Manajemen Sumber Daya Alam.

Putri, N. A., & Waljiyanto, W. (2020). Analisis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penentuan Lokasi Homestay Wisata (Studi Kasus: Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri). JGISE: Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 3(2), 113. https://doi.org/10.22146/jgise.58806

Rina Utari, Muhasshanah Muhasshanah, & Bayu Ari Wibowo. (2025). Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis (Sig) Objek Arkeologi Berbasis Web Pada Museum Blambangan Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Riset Teknik Komputer, 2(4), 33–41. https://doi.org/10.69714/hn4nxd21

Riyanto, E. D. (2024). Tinggalan bunker pertahanan militer jepang situs lapangan udara kendari ii di kecamatan ranomeeto kabupaten konawe selatan. 12, 90–102. https://journal.unhas.ac.id/index.php/jib/article/view/28160/11410

Safi, J., & Bau, S. O. (2021). Pemanfaatan Situs Sejarah di Ternate Sebagai Sumber Pembelajaran. HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 9(2), 107. https://doi.org/10.24127/hj.v9i2.3592

Santoso, B. (2020). Peran Pemuda dalam Pelestarian Situs Sejarah: Studi Kasus di Sulawesi Tenggara. Jurnal Pemuda Dan Budaya, 22(1), 45–58.

Sarman, Aslim, Aswati, & La Sudu. (2024). Identifikasi Sumur Tua Peninggalan Jepang 1942-1945 Di Kelurahan Kandai Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Journal Idea of History, 7(Volume 7 Nomor 2 2024), 111–120. https://doi.org/https://doi.org/10.33772/history.v7i2.2851

Sarman, Kiki Reski Wulandari, & Salebaran. (2024). Model Konservasi Situs Pertahanan Jepang: Studi Identifikasi dan Strategi Perlindungan Situs Sejarah di Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Sorume: Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, Volume 02, Nomor o1, 19–28. https://doi.org/https://doi.org/10.33772/30rdvr37

Sope, A., & others. (2021). Tinggalan Pertahanan Jepang Di Kota Kendari: Masa Perang Fasifik-Dai Toa Senso Senkum. Kindai Etam: Jurnal Penelitian Arkeologi, 7(2), 91–106.

Sukmana, W. J. (2021). Metode Penelitian Sejarah (Metode Sejarah). Seri Publikasi Pembelajaran, 1(2), 1–4.

Susanto, E. (2019). Pendekatan Holistik dalam Pelestarian Situs Bersejarah. Jurnal Pelestarian Budaya, 20(1), 45–59.