Bale Panyawangan sebagai Sarana Edukasi Budaya Nusantara di Kabupaten Purwakarta
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai kurangnya wawasan dan pemahaman kebudayaan nusantara pada generasi. Merespon permasalahan tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Purwakarta melakukan inovasi dengan membangun Bale Panyawangan yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya nusantara secara menarik, estetik dan informatif. Berdasarkan fungsi dan kontribusi Bale Panyawangan dalam memperkenalkan budaya nusantara, maka tujuan dilakukannya penelitian ialah untuk mengungkap lebih dalam mengenai dua poin berikut: (1) Bale Panyawangan sebagai Museum Kebudayaan di Purwakarta; (2) Bale Panyawangan sebagai Sarana Edukasi Budaya Nusantara. Penelitian yang dilakukan dengan metode studi kasus ini, berlandaskan pada konsep dan pendekatan Museum Constructivist yang digagas dan dikembangkan oleh George E. Hein dalam Learning in The Museum (2002). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, maka didapatkan dua temuan penting dalam penelitian ini, yaitu: (1) Bale Panyawangan sebagai museum kebudayaan di Purwakarta memiliki tiga keunggulan yang terdiri dari: koleksi artefak kebudayaan yang lengkap, lokasinya yang strategis, dan tata letak ruangannya yang kronologis; (2) Bale Panyawangan sebagai sarana edukasi budaya nusantara memiliki tiga karakteristik yang terdiri dari: banyak dikunjungi oleh Pelajar, berfungsi sebagai lingkungan belajar dan memberikan informasi yang konstruktif.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arsetyo, Y. I. C. (2022). Perlinduangan Hukum Internasional terhadap Batik sebagai Warisan Budaya Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan Dan Batik, Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan Dan Batik, 4(1). https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/154
Asri, D. P. B. (2018). Perlindungan Hukum terhadap Kebudayaan Melalui World Heritage Center UNESCO. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 25(2). https://doi.org/https://doi.org/10.20885/iustum.vol25.iss2.art3
Christiani, L., & Fadillah, A. (2025). Diorama Nusantara in the Department of Archives and Library of Purwakarta Based on Complementary Theory of Documents. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, Advances in Social Science, Education and Humanities Research. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-503-4_35
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publishing.
Darmawan, R. (2025). Medan Translasi pada Pemetaan Artefak Kebudayaan Berupa Produk Kerajinan. Purbawidya, Purbawidya, 14(1). https://doi.org/https://doi.org/10.55981/purbawidya.2025.11418
DISIPUSDA Purwakarta. (2026). Diorama Nusantara. In Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta.
Hein, G. E. (2002). Lerning in The Museum. Routledge.
Kimin, J. D. (2024). Srategi Diplomasi Indonesia terhadap UNESCO dalam Meresmpikan Kapal Pinisi sebagai Warisan Budaya Tak Benda. https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/45633/
Laila. (2021). Warisan Budaya Indonesia yang Diakui UNESCO! In Gramedia. https://www.gramedia.com/literasi/warisan-budaya-indonesia-yang-diakui-unesco/
Mahadewi, M. P. (2025). Daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang Diakui UNESCO. In Tempo. https://www.tempo.co/politik/daftar-warisan-budaya-takbenda-indonesia-yang-diakui-unesco-1745556
Munif, A. (2018). Potret Masyarakat Multikultural di Indonesia. Journal Multicultural of Islamic Education, Journal Multicultural of Islamic Education, 2(1). https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/ims/article/view/1219
Muzzamil, F., & Sulastri. (2024). Implementasi P5 Kurikulum Merdeka Melalui Kegiatan Market Day di TK Laboratorium UPI Cibiru Bandung. JIES: Journal of Islamic Education Studies, JIES: Journal of Islamic Education Studies, 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.58569/jies.v3i1.1051
Muzzamil, F., Sulastri, & Agapita, A. (2026). Field Trip Kereta Cepat Whoosh untuk Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Siswa TK Laboratorium UPI CIbiru. Advances In Education Journal, Advances In Education Journal, 2(4). https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/906
Muzzamil, F., Sulastri, & Bahar, R. (2025). Pasaran Ramadhan sebagai Tradisi Pembelajaran Pesantren: Studi pada Pengajian Pasaran Ramadhan di Pesanren Al-Jawami Bandung. Vivendum: Vision of Islamic Values Dynamics Journal, Vivendum: Vision of Islamic Values Dynamics Journal, 1(2). https://journals.nusanara.com/index.php/vivendum/article/view/16
Muzzamil, F., Sulastri, & Maulana, M. H. (2025). Galeri Wayang Purwakarta sebagai Inovasi Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam Melestarikan Budaya Indonesia. SISH: Sanskara Ilmu Sosial Dan Humaniora, SISH: Sanskara Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.58812/sish.v3i01.680
Putri, E. K., Sinaga, D., & Yanto, A. (2020). Implementasi Layanan Diorama Nusantara di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Purwakarta. Bibliotech: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, Bibliotech: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 5(1). https://doi.org/https://doi.org/10.33476/bibliotech.v5i1.1234
Savicke, J., & Juceviciene, P. (2012). Educating Pupils in Museums: Possibilities for Forming Personal Learning Environments. Social Sciences, Social Sciences, 78(4). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.5755/j01.ss.78.4.3236
Sforza, L. L. C., & Feldman, M. (1981). Cultural Transmission and Evolution: A Quantitative Approach. Princeton University Press.
Sutantri, S. C. (2018). Diplomasi Kebudayaan Indonesia dalam Prses Pengusulan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. JIPSI: Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi, JIPSI: Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi, 8(1). https://doi.org/https://doi.org/10.34010/jipsi.v8i1.876
Thasya, N., & Astuti, M. (2021). Perancangan Video Dokumenter Purwakarta Istimewa. Visual Ideas, Visual Ideas, 1(1). https://journal.widyatama.ac.id/index.php/visualideas/article/view/568
Wibawana, W. A. (2024). Daftar 15 Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang Diakui UNESCO: 2008-2024. In Detik News. https://news.detik.com/berita/d-7673684/daftar-15-warisan-budaya-takbenda-indonesia-yang-diakui-unesco-2008-2024