Analisis Literasi Informasi & Komunikasi Karyawan Perusahaan Studi pada PT. PLN Nusantara Power Gersik
Main Article Content
Abstract
Sebagai makhluk sosial, manusia perlu melakukan interaksi dengan orang lain. Berkomunikasi menjadi cara yang paling mudah untuk berinteraksi dengan orang lain. Salah satu tujuan komunikasi adalah untuk menyampaikan atau bertukar informasi.baik dalam kehidupan sehari-hari maupun organisasi. Dalam berkomunikasi ini diharapkan terciptanya kesepahaman informasi yang disampaikan antara komunikator dan komunikan. Namun pada kenyataannya masih banyak kesalah pahaman yang terjadi pada proses komunikasi ini. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu sebuah proses penelitian yang mana bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai fenomena-fenomena manusia atau sosial dengan memberikan gambaran secara keseluruhan dan kompleks yang dapat diungkapkan dengan kata-kata. Hasil penelitian ini ditemukan beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat literasi antara lain karena penyampaian informasi yang kurang jelas, sumber informasi yang tidak valid, dan juga pemilihan bahasa, kata maupun tanda baca yang kurang tepat. Beberapa permasalahan di atas dapat diantisipasi dengan strategi untuk meningkatkan pemahaman informasi yaitu dengan memilih media komunikasi yang tepat, memaksimalkan peran komunikator dalam menyampaikan informasi, memilih sasaran yang tepat dan juga mengimplementasikan model empowering 8. Beberapa strategi tersebut diharapkan bisa menciptakan kesepahaman informasi yang disampaikan antara komunikator dan komunikan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Cangara, H. (2014). Perencanaan & Strategi Komunikasi Edisi Revisi. Jakarta: Raja Grafindo.
Damayanti, I., & Purnamasari, S. H. (2019). Hambatan komunikasi dan stres orangtua siswa tunarungu sekolah dasar. Jurnal Psikologi Insight, 3(1), 1–9.
Effendy, O. U. (1990). Ilmu komunikasi teori dan praktek. Remaja Rosdakarya.
Husain, S. (2021). Pentingnya Komunikasi In: Pengantar Ilmu Komunikasi. Nuta Media.
Indardi, I. (2016). Pengembangan model komunikasi dalam pemberdayaan masyarakat tani (studi kasus pada kelompok tani jamur merang Lestari Makmur di Desa Argorejo, Sedayu, Bantul). AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 2(1), 75–86.
Irianto, P. O., & Febrianti, L. Y. (2017). Pentingnya penguasaan literasi bagi generasi muda dalam menghadapi MEA. The 1st Education and Language International Conference Proceedings Center for International Language Development of Unissula, 1(1), 640–647.
Lisnawati, I., & Rrdan Ertinawati, Y. (2019). Literat Melalui Presentasi. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Siliwangi, 1(1).
Muhammad, A. (2004). Komunikasi organisasi.
Mulyana, D. (2003). Ilmu komunikasi suatu pengantar.
Prameswari, D. (2023). Rendahnya Budaya Literasi Masyarakat Indonesia di Era Digital. Jurnalpost.
Rezi, M. (2018). Psikologi komunikasi: Pembelajaran konsep dan terapan. Jakarta: Phoenix Publisher.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syahid, A. S. (2017). Hati-hati Mengartikan, Gerakan Literasi Bukan Sekadar Gerakan Baca dan Tulis. Kompas.
Walidin, W., Saifullah, T., & Tabrani, T. (2015). Metode penelitian kualitatif dan grounded theory. FTK Ar-Rainy Press. Banda Aceh.