Analisis Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Anak melalui Media Loose Parts
Main Article Content
Abstract
Literasi numerasi merupakan pondasi kognitif bagi anak usia dini, namun implementasinya di lingkungan keluarga sering kali terkendala oleh keterbatasan pemahaman orang tua dan penggunaan media yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran orang tua dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi anak melalui pemanfaatan media loose parts di lingkungan rumah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan orang tua dengan anak usia 4-6 tahun sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman orang tua yang baik mengenai literasi numerasi mendorong terciptanya stimulasi yang kontekstual dan bermakna. Pemanfaatan media loose parts berbasis lingkungan sekitar (seperti batu kerikil, tutup botol, dan bahan alam) terbukti menjadi strategi efektif, ekonomis, dan fleksibel dalam mengatasi hambatan keterbatasan media pembelajaran formal di rumah. Implementasi media ini melalui interaksi yang hangat dan dialogis tidak hanya meningkatkan penguasaan konsep angka, pola, dan ukuran pada anak, tetapi juga berdampak positif pada peningkatan kreativitas, rasa ingin tahu, serta kemandirian anak. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi peran keluarga melalui media kreatif dapat menciptakan kesinambungan belajar yang efektif antara rumah dan sekolah.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aldrin, A. A., & Pristinella, D. (2022). Gambaran Parental Involvement Orangtua yang Menjalani Work From Home (WFH) dalam Pendidikan Anak Late Childhood Selama Masa Pandemi COVID-19. Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 10(3), 364–373. https://online-journal.unja.ac.id/kedokteran/article/view/19520
Cankaya, O., Rohatyn-Martin, N., Leach, J., Taylor, K., & Bulut, O. (2023). Preschool Children’s Loose Parts Play and the Relationship to Cognitive Development: A Review of the Literature. Journal of Intelligence, 11(8), 151. https://doi.org/10.3390/jintelligence11080151
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S. R. I., Honesti, L., Wahyuni, S. R. I., Mouw, E., Mashudi, I., Hasanah, N. U. R., Maharani, A., & Ambarwati, K. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi.
Fikriyati, M., Katoningsih, S., & Hasan, S. (2023). Use of Loose Part Media With Cardboard and Sand Materials in Islamic Children’s Schools. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 60–71. https://doi.org/10.31538/nzh.v6i1.2858
Hardani, H. A., Ustiawaty, J., Istiqomah, R. R., Fardani, R. A., Sykmana, D. J., & Auliya, N. H. (2020). Buku metode penelitian kualitatif & kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group.
Lestari, G. D., Widodo, & Yusuf, A. (2022). The Role of Parents in the Development of Numerical Literacy in Early Childhood. European Journal of Education and Pedagogy, 3(5), 86–92. https://doi.org/10.24018/ejedu.2022.3.5.451
Nurlina, Utama, F., Laali, S. A., Susilaningsih, C. Y., Yunita, Risnajayanti, Idhayani, N., Sudiyarti, Wahyuni, N. S., & Yulina, E. (2024). Pendidikan Anak Usia Dini. PT MAFY MEDIA LITERASI INDONESIA. https://repository.um.ac.id/5531/
Pradono, J., Soerachman, R., Kusumawardani, N., & Kasnodihardjo. (2018). Panduan Penelitian dan Pelaporan Penelitian Kualitatif. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3508
Rismawati, & Latifa, R. (2024). Student Engagement pada Siswa Ekonomi Rendah: Pengaruh Academic Self Efficacy dan Parental Involvement. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 4(1), 18–27. https://doi.org/10.26858/jtm.v4i1.62679
Siskawati, & Herawati. (2021). Efektivitas Media Loose Parts di PAUD Kelompok A Pada Masa Belajar Dari Rumah. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 15(1), 41–47. https://doi.org/10.32832/jpls.v15i1.4629